Di sekitar puncak G. Soputan terdapat beberapa buah kerucut parasit antara lain kerucut G. Aeseput, Weru, kerucut G. Aeseput, Weru, Reindengan, Kalelondei, Manimporok, dan G. Kelewung. Kerucut-kerucut tersebut umumnya bertindak sebagai benteng alam yang dapat membendung aliran lava dan piroklastik apabila terjadi letusan dikawah pusat.
G. soputan mempunyai tiga kawah yang aktif secara bergiliran yaitu kawah Utama, kawah G. Aeseput dan Aeseput Weru ( parasit). Kawah Utama terletak dipuncak G. Soputan berukuran 600 X 450 m, kawah G. Aeseput berukuran lk 250 x 240 m terletak pada satu krucut sekitar 1 Km sebelah timur laut Kw Utama. Kerucut lainnya terbentuk pada tahun 1915, ketika itu terjadi letusan samping dan leleran lava ke…
Dalam rangka penelitian deformasi di G. Soputan ini, maka telah dibuat 5 buah titik ukur di sekitar kawah/puncak dan dinding kaldera Soputan di bagian timur puncak Soputan, dimana pembuatan titik ukur ini dimaksudkan sebagai titik tetap baik untuk reflektor/cermin maupun instrumen dalam melakukan pengukuran EDM (Electro-optical Distance Measurements) dan juga kelak dapat digunakan untuk titik t…
Gunung api Soputan secara administratif terletak di kecamatan Langoon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.
Pemimpin Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi melalui Seksi Topografi Gunungapi Sub Dit. Petapi telah menugaskan penulis beserta sdr. Rochanan dengan SPPD No. 568/0441/442875 dan SPPD No. 569/0441/442875, ke G. Soputan selama 18 hari mulai 15 Juli 1996 s/d 1 Agustus 1996. Pekerjaan yang dilakukan oleh kami untuk mengetahui perubahan bentuk topografi dan sekaligus menghitung volume kubah lava, …
Gunung Mahawu yang memiliki puncak lk. 1311 meter di atas permukaan laut, termasuk kedalam wilayah kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Posisi geografisnya terletak pada 1° 21' 30" LU dan 124° 51' 30' BT. Catatan sejarah letusan G. Mahawu, menurut Data Dasar Gunung api Indonesia, sebelum tahun. 1789 tercatat tiga kali letusan dari kawah pusat. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai kegiata…
Pertumbuhan kubah lava di kawah G. Soputan makin berlangsung dalam beberapa bulan belakang ini. Sebagai gambaran, bahwa kubah lava pada kawah G. Soputan masih berada di permukaan dasar kawahnya pada 22 Mei 1991.
Laporan ini dimaksudkan untuk realisasi dari hasil pemetaan geologi kompleks gunung api soputan di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara untuk menunjang pelaksanaan proyek pengawasan/pengamatan dan pemetaan gunung api oleh staf seksi pemetaan geologi, Sub Dit. Pemetaan gunung api tahun anggaran 1993-1994
Dalam periode Pelita V tahun anggaran 1991-1992, telah diberangkatkan satu tim pemetaan daerah bahaya gunung api dari seksi penanggulangan Bahaya gunung api, Sub Direktorat Pemetaan Gunung api, Direktorat Vulkanologi ke G. Soputan, Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara
Sub Direktorat Analisa Gunung Api, berdasarkan pasal 404 keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1892/KPTS/M/Pertambangan/1984, mempunya fungsi: - Melakukan Penyelidikan dan Pengelolaan laboratorium lapangan G. Merapi di Jawa Tengah - Melakukan penyelidikan Vulkano-Fisika - Melakukan Penyelidikan Petrokimia, gas dan uap panasbumi dst.