G. Inelika secara administratif terletak di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. G. Inelika merupakan salah satu kerucut gunungapi tua berukuran besar, G. Wolo Ngada atau G. Bajawa. Letusan hebat dari G. Bajawa tersebut, menghasilkan kaldera dan block faulting didalam dasar kaldera tersebut, dengan arah relatif utara-selatan. Zona lemah yang terbentuk memudahkan magm…
Gunung Inelika merupakan salah satu gunungapi aktif yang terletak di P. Flores. Kegiatan letusan Gunung Inelika tercatat 2 kejadian yaitu pada tahun 1905 dan terakhir tahun 2002. Letusan Gunung Inielika diketahui pada bulan Nopember 1905.
Gunungapi Inelika terakhir meletus tahun 2001 dan menyyebabkan kepanikan di wilayah sekitar gunungapi. Hampir sebelas tahun setelah letusan terakhir, gunungapi inelika tidak menunjukkan adanya suatu kenaikan aktivitas yang berarti. Pengamatan terpadu ditujukan untuk melihat lebih detail tentang aktivitas terkini dengan menggunakan berbagai metode pengamatan monitoring gunungapi.
Pasca letusan G. Inelika 11 Januari 2002, telah merubah anggapan masyarakat setempat terhadap keberadaan G. Inelika yang sebelumnya hanya menganggap sebuah bukit (gunung) mati dan dapat diperlakukan apa saja, kini masyarakat telah sedikit banyak mulai ''memperhitungkan" keberadaanya, hal terbukti ketika Tim Direktorat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geolohi mewawancara mereka pada tanggal 27 da…
Asap kawah teramati putih tebal, tingginya antara 50 - 700 m di atas kawah, relatif sama dibanding minggu lalu. Suara gemuruh sudah tidak terdengar lagi. Gempa vulkanik-dalam meningkat jumlahnya dibanding minggu lalu. Sedangkan tremor sudah tidak terekam lagi sejak tanggal 30 Januari. Berdasarkan data visual sampai dengan tanggal 4 Februari, kegiatan letusan G.Inelika cenderung menurun.
Asap kawah teramati putih tebal, tingginya natra 100 - 500 m di atas kawah, menurun dibanding minggu lalu. Suara gemuruh sudah tidak terdengar lagi. Gempa vulkanik dan tremor masih terekam oleh seismograf. Jumlah gempa vulkanik relatif sama dengan minggu lalu. Begitu pula amplituda tremor relatif sama yaitu antara 0,3 - 1,2 mm. Sedangkan gempa tektonik agak meningkat.
G. Inelika terletak di Kabupaten Ngada, Flores Tengah dengan Tinggi puncak G. Inelika 1559 m di atas muka laut. Satu-satunya letusan yang diketahui dalam sejarah yaitu terjadi dalam Nopember 1905. Letusan berlangsung selama 5 jam. letusan bersifat esplosif. Daerah yang langsung ditimpa oleh bahan lepasnnya adalah 106800 m2. Dalam kondisi normal tidak terlihat kepulan asap solfatara di kawahnya.
G. Inelika merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang berada di Pulau Flores, terdapat di Kabupaten Ngada (Bajawa), Flores Tengah, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Tinggi puncaknya 1559 m diatas muka laut, letaknya sekitar 5 km sebelah utara Kota Bajawa ke arah Soa. Berdasarkan catatan sejarah, satu-satunya letusan yang terjadi pada Novemver 1905, letusan berlangsung 5 jam, sifat letusannya …
Karakter erupsi Gunungapi Inelika bersifat eksplosif atau efusif, letusan biasanya tidak berlangsung lama. Catatan sejarah letusan awalnya diketahui pada tahun 1905 dan baru terjadi letusan kembali pada tahun 2001. Pada tahun 1905 terjadi letusan eksplosif yang berlangsung selama 5 jam, letusan tersebut bersifat semi magmatik dengan material vulkanik melanda ke daerah timur laut.