Secara administratip G. Tangkuban Parahu berada di wilayah Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung, propinsi Jawa Barqat. Penelitian deformasi G. Tangkuban Parahu lebih ditekankan pada dua hal yaitu pengukuran EDM (Electro-optical Distance Measurement) atau pengukuran jarak elektronik dan Leveling atau pengukuran sipat datar, dimana kedua hal ini dilakukan dengan maksud untuk dapat mengetahui ad…
Gunung api Ruang terletak di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sangir- Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian deformasi di Gunung api Ruang ini adalah pengukuran jarak dengan menggunakan EDM, sedangkan sifat datar atau leveling yang biasanya dilakukan secara bersamaan kali ini tidak dilakukan. Berhubung sebelumnya tidak ada pengukuran EDM, maka kami membuat 10 buah titik ukur yang rincian k…
Penelitian deformasi G. Gede yang terletak di kabupaten Cianjur, propinsi Jawa Barat, dengan posisi 6 derajat 47 menit LS dan 106 derajat 59 BT, lebih ditekankan pada dua hal yaitu pengukuran EDM (Electro-optical Distance measurement) atau pengukuran jarak secara elektronik dan leveling atau pengukuran sifat datar, dimana kedua hal ini dilakukan dengan maksud untuk dapat mengetahui adanya perub…
G. Api Batur terletak di sekitar Kintamani, Kabupaten Bangli, Prov. Bali. Dalam rangka penelitian deformasi di Gunung Batur ini, maka telah dibuat 13 titik ukur di sekitar kawah dan tubuh gunung bagian timur dan timur laut. Pembuatan titik ukur ini dimaksudkan sebagai titik tetap baik untuk reflektor maupun instrumen dalam melakukan pengukuran EDM (Electro-optical Distance Measuement) dan Level…
Penelitian deformasi di G.Lamongan ini adalah pengukuran jarak dengan menggunakan EDM, sedangkan sifat datar atau leveling yang biasanya dilakukan secara bersamaan kali ini tidak dilakukan.
G. Sundoro terletak di sekitar kabupaten Wonosobo, provinsi Jawa Tengah. Dalam rangka penelitian deformasi di Gunung Sunduro ini ditekankan pada dua hal yaitu pengukuran levelling atau sifat datar dan pengukuran EDM atau pengukuran jarak secara elektronik, dimana kedua hal ini dilakukan dengan maksud untuk dapat mengetahui adanya perubahan pada tubuh gunungapi tersebut baik perubahan secara lat…
Penyelidikan deformasi G. Slamet dengan metoda EDM dilakukan untuk memperoleh informasi yang lebih akurat tentang status dan sifat - sifat aktivitas G. Slamet saat ini. Usaha yang dilakukan adalah mengumpulkan data hasil pengukuran yang kemudian menganalisis dan mengevaluasinya. Hal ini perlu untuk mengantisipasi penanggulangan yang timbul oleh akibat aktivitas G.Slamet.
Penyelidikan deformasi G. Semeru dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang adanya suatu aktivitas suatu gunungapi yang menimbulkan perubahan bentuk tubuh gunungapi dan perkembangan deformasinya juga untuk melengkapi titik - titik ukur yang telah ada sebelumnya di Argosuko agar pemantauan menjadi lebih efisien.
Penyelidikan deformasi G.Guntur dilakukan selama kurang lebih 1 bulan pada bulan Mei 1994, meliputi penyelidikan pembangunan titik ukur (bench mark), levelling/dry tilt, global positioning system, electronic distance measurement (edm), dan seismisitas G.Guntur.
Penyelidikan deformasi G.Semeru merupakan penyelidikan yang pertama kali, sehingga data - data deformasi ini dianggap sebagai data dasar bagi penyelidikan selanjutnya.