Pelaksanaan kegiatan pengumpulan data ditujukan untuk dapat mengikuti perkembangan akhir didalam wilayah Daerah Bahaya dan Waspada sekitar Gunungapi Anak Ranakah. Pendataan diutamakan pada masalah kependudukan, lahan-usaha, jalur sebaran bahaya yang umunya melalui lembah dan sungai serta pelaksanaan pengungsian melalui suatu mekanisme yang relatif aman, mudah, dan benar.
Kegiatan pengumpulan data ditujukan untuk mengetahui/mengikuti perkembangan akhir kegiatan G. Colo dan perkembangan pemukiman setelah 13 tahun pulau itu kosong penduduk akibat letusan pada tahun 1989. Data yang terkumpul itu merupakan dasar untuk mempertimbangkan upaya penyelamatan penduduk dan harta bendanya melalui suatu mekanisme pengungsian yang relatif aman, mudah dan benar. Gugus gunungap…
Kegiatan pengumpulan data ditujukan untuk mengetahui/mengikuti perkembangan akhir kegiatan G. Colo dan perkembangan pemukiman setelah 13 tahun pulau itu kosong penduduk akibat letusan pada tahun 1989. Data yang terkumpul itu merupakan dasar untuk mempertimbangkan upaya penyelamatan penduduk dan harta bendanya melalui suatu mekanisme pengungsian yang relatif aman, mudah dan benar.
G. Tangkoko yang bertipe strato sewaktu-waktu dapat menimbulkan bencana gunungapi akibat letusannya. Dalam usaha penanggulangan bahaya, terutama mengenai kehidupan manusia yang bermukim di sekitar gunungapi tersebut, diperlukan data jumlah penduduk, perkembangan bangunan-bangunan ataupun pemotretan bangunan-bangunan penting yang berada di dalam wilayah Daerah Bahaya dan Daerah Waspadanya. Semua…
Merekam semua sistem pemantauan kegiatan vulkanik dan persiapan Direktorat Vulkanologi maupun Pemerintah setempat termasuk masyarakatnya dalam menghadapi kemungkinan terjadinya letusan G. Batur. Hal ini untuk memudahkan komunikasi dalam penyuluhan, apabila seluruh data telah tercatat.
Pelaksanaan kegiatan pengumpulan data ditujukan untuk mengikuti perkembangan akhir wilayah di sekitar G.Boleng dan kegiatan gunungapinya. Pendataan diutamakan masalah kependudukan, lahan-usaha, jalu sebaran bahaya yang biasanya melalui lembah dan sungai seta sarana dan prasarana yang menunjang upaya atau pelaksanaan pengungsian, melalui suatu mekanisme yang relatif aman dan benar.
Salah satu penanggulangan bencana gunungapi, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi akan melakukan penyuluhan penduduk di sekitar G.Lereboleng, tetapi untuk tahap sekarang baru berupa pendataan penduduk di dalam daerah bahaya G.Lereboleng, yang kelak dapat digunakan sebagai bahan penyuluhan. Pendataan penduduk dilaksanakan dari tanggal 8 sampai 27 Mei 1992, oleh 3 orang petugas, Su…
Tim pengumpulan data dan dokumentasi melaksanakan kerja lapangan dalam rangka pengumpulan bahan informasi Vulkanologi di daerah G.Iya, Kab. Ende, Prov. NTT. Sasaran pekerjaan ini selain untuk mengikuti laju perkembangan penduduk maupun pembangunan di sekitar G.Iya, juga merupakan bahan masukan yang diperlukan untuk tindakan pencegahan jatuhnya korban manusia maupun harta benda jika sewaktu - wa…
Pelaksanaan pengumpulan data informasi ini adalah untuk mengetahui perkembangan jumlah maupun pemukiman penduduk di Daerah Bahaya dan Waspada G.Marapi yang kegiatannya terus berlanjut. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Tim Pengumpulan Data Informasi G.Marapi di bawah Sub Direktorat Bimbingan dan Informasi Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, pendanaannya melalui Proyek Penyelidikan dan Pengamata…
Dalam triwulan I anggaran pembangunan Proyek Pengama-tan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi 1993/1994 Regu Informasi dan Penyuluhan gunungapi diberangkatkan ke G.Kaba selama 15 hari terhitung dari tanggal 1 Mei 1993 sampai dengan 15 Mei 1993, sebanyak 6 orang bertujuan untuk mengumpulkan data sebagai bahan informasi. Sehubungan dengan G. Kaba tergolong masih aktif, maka dalam usaha penanggula…