Pelaksanaan pengumpulan data informasi ini adalah untuk mengetahui perkembangan jumlah maupun pemukiman penduduk di Daerah Bahaya dan Waspada G.Marapi yang kegiatannya terus berlanjut. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Tim Pengumpulan Data Informasi G.Marapi di bawah Sub Direktorat Bimbingan dan Informasi Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, pendanaannya melalui Proyek Penyelidikan dan Pengamata…
Dalam triwulan I anggaran pembangunan Proyek Pengama-tan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi 1993/1994 Regu Informasi dan Penyuluhan gunungapi diberangkatkan ke G.Kaba selama 15 hari terhitung dari tanggal 1 Mei 1993 sampai dengan 15 Mei 1993, sebanyak 6 orang bertujuan untuk mengumpulkan data sebagai bahan informasi. Sehubungan dengan G. Kaba tergolong masih aktif, maka dalam usaha penanggula…
Sebagaimana diketahui, bahwa G. Sorik Marapi yang terletak di Propinsi Sumatera Utara, termasuk salah satu gunungapi paling aktif bertipe A, dimana dapat dikenali dari sejarah letusannya yang pernah terjadi sejak th. 1830 dan terakhir letusan pada th. 1986. Bahaya korban tidak begitu banyak tercatat, namun demikian adapula catatan korban secara tidak langsung dalam kejadian pada th 1915, yaitu…
S. Bronto dkk (1990), melakukan pemetaan Daerah Bahaya G.Krakatau untuk menyusun Peta Daerah Bahaya Tsunami. Memang, antara letusan besar yang satu ke letusan besar berikutnya dari suatu gunungapi biasanya berjarak waktu sangat panjang (ratusan sampai ribuan tahun). Namun demikian karena G.Krakatau saat ini sudah lebih dari 100 tahun sejak letusan dahsyatnya pada tahun 1883, dan G.Anak Krakata…
Yang melatar belakangi pentingnya pengumpulan data dan dokumentasi G. Dempo ini, sehubungan gunung tersebut termasuk dalam klasifikasi Tipe A yang setiap saat akan terjadi letusan, maka perlu dilakukan observasi tersebut di atas sebelum penyeluhan gunungapi dilakukan. Disamping itu rencana kerja inipun merupakan program yang disusun sebelumnya berdasarkan prioritas yang ditentukan oleh Direkto…
G. Marapi terletak si Provinsi Sumatera Barat, meliput Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar. Posisi geografis 0 derajat 22'47,72" Lintang Selatan dan 100 derajat 28'16,71" Bujur Timur, dengan ketinggian 2891,3 meter di atas muka laut.
Dalam Pelita IV tahun anggara 1990 - 1991, telah diberangkatkan satu tim pendataan informasi gunungapi dan pengamatan gunungapi Kaba selama 14 hari kerja sejak tanggal 23 Oktober sampai 5 November 1990.
G. Kelut terakhir meletus pada 10 Februari 1990, setelah lebih dari 5 tahun setelah kejadian tersebut, perlu dievaluasi dan didata ulang berbagai aspek yang menyangkut perkembangan pemukiman, pembangunan, dan semua usaha penanggulangan bahayanya.
Sebagai salahsatu tugas Direktorat Vulkanologi memberikan informasi mengenai gunungapi kepada masyarakat di sekitar gunungapi, diantaranya G. Sumbing yang mencakup wilayah Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Wonosobo, Jawa Tengah letaknya lebih kurang 160 km sebelah barat laut kota Yogyakarta.