Komplek Gunungapi Arjuno-Welirang adalah merupakan salah satu gununga[i aktif tipe A, yang mempunyai beberapa kerucut dipuncaknya. Kerucut-kerucut ini terbentuk karena perpindahan titik-titik erupsi yang terletak pada satu garis lurus berarah tenggara-barat laut, dimanan pemunculnnya di kontrol oleh adanya struktur sesar normal yang melalui puncak kerucut terrsebut.
Komplek Gunungapi Arjuno Welirang adalah salah satu gunungapi Tipe A yang mempunyai beberapa kerucut terdapat dipuncaknya. Kerucut-kerucut ini terbentuk karena perpindahan titik-titik erupsi yang terletak pada satu garis lurus berarah tenggara-barat laut, dimana pemunculannya dikontrol oleh adanya struktur sesar normal yang mempunyai puncak kerucut tersebut.
Arjuno Welirang merupakan salah satu gunungapi di Jawa Timur yang memiliki beberapa kerucut di kawasan puncaknya. Lima kerucut utama di kawasan puncak, yaitu Arjuno (3339 m), Bakal (2960 m), Kembar II (3126 m), Kembar I (3030 m), dan Welirang (3156 m), menjadi G. Arjuno - Welirang sebagai suatu komplek gunungapi.
Gunungapi Arjuno-Welirang menurut Neuman Van Padang (1951) diklasifikasikan sebagai gunungapi type B, namun setelah terjadi letusan samping tahun 1952, menurut Hadikusumo tahun 1957 memasukkannya kedalam klasifikasi type A. Sedangkan Kusumahdinata (1979) dalam buku Data Dasar Gunungapi Indonesia, G. Arjuno-Welirang termasuk kedalam 8 gunungapi type A yang belum dibahas karena masih meragukan.
Gunungapi Arjuna-Welirang termasuk ke dalam 3 wilayah kabupaten yaitu, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur dengan luas daerah sekitar 670 km persegi. Berdasarkan catatan sejarah gunungapi pernah dua kali mengalami peningkatan yaitu pada tahun 1950 terjadi letusan abu.
Komplek G. Arjuno - Welirang adalah gunungapi tipe A yang mempunyai beberapa kerucut di puncak. Kerucut-kerucut ini terbentuk karena adanya perpindahan titik letusan yang terletak dalam satu garis lurus berarah Tenggara-Barat laut. Kelurusan ini merupakan sesar normal memanjang. G. Arjuno Welirang mempunyai banyak kawah.
Menurut Neuman Van Padang (1951), G. Arjuno-Welirang diklasifikasikan sebagai gunung type B. Namun setelah terjadi letusan samping tahun 1952, Hadikusumo tahun 1957 memasukkan kedalam klasifikasi type A. Sedangkan, Kusumadinata (1979) dalam Data Dasar Gunungapi Indonesia, G. Arjuno-Welirang termasuk kedalam 8 gunungapi tipe A yang belum dibahas karena masih meragukan.
Salah satu realisasi dari tugas nyata proyek penyelidikan dan pengamatan gunungapi yang dilaksanakan oleh staf seksi jawa bagian timur, subdit pengamatan gunungapi, direktorat vulkanologi, pada tahun anggaran 2001 adalah melakukan penyelidikan dan pengamatan visual puncak dan kegempaan gunungapi Arjuno-Welirang, yang berlokasi di wilayah kabupaten malang, mojokerto, dan pasuruan dengan lebih lu…
Salah satu realisasi dari tugas nyata proyek penyelidikan dan pengamatan gunungapi yang dilaksanakan oleh staf seksi jawa bagian timur, subdit pengamatan gunungapi, direktorat vulkanologi pada tahun anggaran 2001 adalah melakukan penyelidikan dan pengamatn visual puncak dan kegempaan gunungapi Arjuno-Welirang yang berlokasi di wilayah kabupaten malang, mojokerto, dan pasuruan dengan lebih luas …
Gunungapi aktif Arjuno Welirang dan sekitarnya berada di Kab. Malang-Jawa Timur, terdapat pada ketinggian kira kira 3.156 m dpl., survey yang dilakukan di daerah ini adalah inventerisasi potensi bahan galian di kawasan G. Arjuno Welirang dan sekitarnya untuk mengetahui sejauh mana bahan galian yang ada serta sejauh mana cadangan bahan galian yang dapat diasumsikan sebagai komoditas komersial un…