Gunungapi Rokatenda merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia. Gunungapi Rokatenda adalah gunungapi jenis strato dengan karakter erupsi efusif dan eksplosif. Erupsi terakhir G. Rokatenda terjadi pada tahun 1985 berupa erupsi eksplosif dengan kolom erupsi setinggi 1000-2000 meter yang disertai lontaran material dengan jarak 200-300 meter dari kawah.
Jumlah gunungapi yang dipantau/diamati secara visual maupun kegempaan oleh Seksi Pengamatan Wilayah Bali dan Nusatenggara untuk saat ini sebanyak 21 gunungapi yang tersebar di beberapa pulau yaitu: 2 gunungapi di P. Bali, 1 gunungapi di P. Lombok, 2 gunungapi di P. Sumbawa, di P. Lomblen dan 1 gunungapi di P. Pantar. Ke 21 gunungapi tersebut diamati secara menerus baik secara visual (pemeriksaa…
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu G.iliwerung dilakukan pada tanggal 23 Oktober 1995. Pendakian ke G.Iliwerung memerlukan waktu lk. 2 jam dari Kp. Lerek. Di Puncak G. Iliwerung terdapat rekahan - rekahan yang melingkari kawah. Kawahnya tampak kering dan terdapat longsoran - longsoran dari dinding kawah. Di dalam kawah hanya tampak satu tembusan solfatara yaitu di dinding sebelah barat. Ting…
Untuk melihat kegiatan G. Sirung dari dekat, maka pada tgl 28 Oktober telah dilakukan pendakian ke Kawah G.Sirung. Perjalanan dilakukan dengan route Kp. Kaka-Kawah yang memerlkan waktu lk. 2 jam. Kemudian, dari hasil pengamatan gempa sejak September 1994, jumlah vulkanik di G. Sirung paling banyak 3 kejadian per bulan. Sedangkan gempa tektonik terekam seismograf paling banyak 5 kejadian per bul…