Pada tanggal 23 Februari 1956, kami diberi tugas untuk memeriksa G.Kelud, berkenaan dengan terjadinya ombak didalam setinggi 5m, pada tanggal 20 Februari 1956, yang disebabkan oleh longsornya dinding kawah sebelah Barat-Daya dari kawah.
Atas permintaan Dinas Gunungapi maka oleh Urusan Geologi Teknik dari tanggal 14 November 1952 sampai dengan 14 Desember 1952 telah diadakan pemeriksaan global terhadap tanah dasar tempat - tempat yang direncanakan untuk mendirikan pos penjagaan G.Kelud dan dijalan - jalan yang akan menghubungkan dengan daerah dibawah, terutama dengan tempat - tempat yang ada jalan mobil.
Atas permintaan Dinas Gunungapi maka oleh Urusan Geologi Teknik dari tanggal 14-11-1952 sampai dengan 14-12-1952 telah di-adakan pemeriksaan global terhadap tanahdasar tempat-tempat jang direntjanakan untuk mendirikan pos-pend jagaan G. Kelud, dan djalan-an-jalananjang akan menghubungkan dengan daerah dibawah, terutama dengan tempat-tempat jang ada djalan-mobil. Pemeriksaan ini diser-tai dengan…
Maksud pekerjaan ini adalah untuk mencukupi instruksi dari Kepala Dinas Gunung Berapi di Bandung untuk mengadakan pengukuran (topografis opname) didaerah kawah G.Kelud disebelah Barat.
Shortly after the outburst of May 19 to 20, 1919 tales go the round, that a view person, Europeans as well as natives have forecasted or knew, a coming activity of the Kelut. These people even are able to have observed the precursory symptoms.
Maksud dari kegiatan ini adalah melakukan leveling pada sejumlah titik ukur (Bench Mark) yang terpasang di G. Kelud. Tujuannya adalah untuk mengetahui deformasi yang terjadi pada tubuh gunungapi tersebut dengan cara membandingkan data hasil pengukuran yang telah dilakukan sebelumnya.
Salah satu fenomena alam yang terjadi sejak bumi ini terbentuk, yaitu erupsi gunungapi. Fenomena ini sejak adanya peadaban dan kehidupan manusia menjadi bencana alam yang kedatangannya tidak dapat diduga secara pasti kapan terjadinya, yang dapat merusak sarana dan prasarana untuk menunjang kelangsungan hidup.
Sehubungan belum ditemukannya terowongan inlet Ampera gunung Kelud yang pelaksanaan penggaliannya dilaksanakan oleh PT. Brantas Abipraya Kediri, maka pada tanggal 11 Desember 1991 koordinator Tim G.Kelud menugaskan Sdr. Agus Martono, Sdr, Edy Firman beserta penulis dengan SPPD No. 11, 12, dan 13/PK/91 ke G.Kelud di Kediri Jawa Timur.
Pemotretan dari hasil udara diatas Gunung kelut dan daerah-daerah laharan sekelilingnya dilakukan oleh pihak P.N. Aerial survey pada tanggal 10 Mei 1966 dengan mempergunakan persawat udara B-25.
Menghubungi Madahansip Djawa Timur untuk mendjelaskan isi surat Kep. Bagian Volkanologi tgl.27-9-1965 No.2979, mengenai pengamatan gunungapi-gunungapi di djawa timur. Menghubungi Kamasak Kediri untuk pengawasan G. Kelut akhir-akhir ini.