Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membentuk Working Group Penyelidik Bumi Ahli Utama sebagai langkah memperkuat kajian strategis di bidang geologi untuk mendukung pembangunan nasional. Kelompok kerja ini diarahkan untuk melakukan berbagai kajian yang berkaitan dengan sumber daya geologi, kebencanaan geologi, serta geologi lingkungan guna memperkuat ketahanan energi dan pembangunan yang berkelanjutan.
Pembentukan kelompok kerja tersebut sejalan dengan tugas Badan Geologi yang memiliki mandat menyelenggarakan penyelidikan dan pelayanan di bidang sumber daya geologi, vulkanologi, mitigasi bencana geologi, air tanah, serta geologi lingkungan dan survei geologi. Selain itu, lembaga ini juga berperan dalam menyusun kebijakan teknis, menetapkan norma dan standar, hingga melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap berbagai kegiatan penyelidikan geologi di Indonesia.
Melalui pembentukan working group ini, Badan Geologi menaruh perhatian pada penguatan kajian sumber daya energi dan mineral yang dinilai penting untuk mendukung program hilirisasi dan ketahanan energi nasional. Kajian tersebut mencakup potensi minyak dan gas bumi, batubara, panas bumi, hingga potensi energi baru seperti hidrogen alami dan energi laut. Selain itu, kajian juga diarahkan pada pengembangan teknologi seperti carbon capture storage (CCS) yang berperan dalam mendukung transisi energi menuju sistem yang lebih ramah lingkungan.
Di sisi lain, kelompok kerja ini juga akan melakukan kajian terkait pemanfaatan peta kawasan rawan bencana geologi. Kajian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam proses perencanaan tata ruang wilayah agar pembangunan dapat mempertimbangkan potensi risiko bencana seperti gempa bumi, longsor, maupun aktivitas gunung api. Pemanfaatan data geologi secara komprehensif dinilai dapat membantu pemerintah dalam merancang pembangunan yang lebih aman dan berkelanjutan.
Selain itu, kajian lain yang menjadi fokus adalah analisis daya dukung geologi lingkungan terhadap pembangunan infrastruktur nasional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik geologi suatu wilayah sehingga pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara lebih tepat, aman, dan memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Working group ini beranggotakan para penyelidik bumi ahli utama yang berasal dari berbagai unit di lingkungan Badan Geologi. Dalam struktur yang dibentuk, terdapat tiga kelompok kerja utama. Setiap kelompok terdiri dari para penyelidik bumi ahli utama dari berbagai unit kerja di Badan Geologi. Ketiga kelompok tersebut mencakup:
1. Kelompok Sumber Daya Geologi, yang fokus pada kajian mineral, batubara, panas bumi, serta minyak dan gas.
2. Kelompok Kebencanaan Geologi, yang mengkaji pemanfaatan peta kawasan rawan bencana untuk mendukung perencanaan tata ruang.
3. Kelompok Geologi Lingkungan, yang meneliti daya dukung geologi bagi pembangunan infrastruktur nasional.
Melalui kerja sama tersebut, Badan Geologi diharapkan dapat menghasilkan kajian yang komprehensif dan berbasis ilmiah untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam, mitigasi bencana, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.