Laporan Aktivitas Gunung Merapi 6-12 Maret 2026

Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental disimpulkan bahwa:

  1. Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”. 
  2. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 
  3. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
  4. Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar melakukan upaya–upaya mitigasi dalam menghadapi ancaman bahaya erupsi Gunung Merapi yang terjadi saat ini. 
  5. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
  6. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran (APG)  terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
  7. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi  Gunung Merapi. 

Ikuti Berita Kami