Pada 29 Juni 2026, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Ibu Rini Widyantini, S.H., M.P.M., menerima tiga inovasi pelayanan publik Indonesia yang meraih penghargaan United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2026, yang diselenggarakan pada 23–25 Juni 2026 di Tbilisi, Georgia.
Tiga inovasi tersebut adalah Berdaya Srikandi dari Pemerintah Kota Parepare, Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta MAGMA Indonesia (Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment in Indonesia) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri PANRB juga menyerahkan piagam penghargaan kepada ketiga inovasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.
Mewakili Kementerian ESDM hadir Ir. Jisman P. Hutajulu, M.M., Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis; Dr. Siti Sumilah Rita Susilawati, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG); serta Dr. Devy Kamil Syahbana, Ketua Tim Instrumentasi, Data, dan Informasi PVMBG sekaligus inovator MAGMA Indonesia.
Dalam arahannya, Menteri PANRB menyampaikan bahwa penghargaan internasional bukanlah tujuan akhir, melainkan momentum untuk terus menjaga keberlanjutan inovasi, meningkatkan kualitas layanan, memperluas manfaatnya bagi masyarakat, serta mendorong replikasi dan pemanfaatannya oleh lebih banyak pemangku kepentingan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai bentuk penghargaan kepada para inovator sekaligus implementasi sistem merit dalam birokrasi, Menteri PANRB juga menyampaikan dukungan untuk mengusulkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) bagi para inovator yang telah memperoleh pengakuan di tingkat internasional.
Bagi Kementerian ESDM, khususnya Badan Geologi dan PVMBG, penghargaan bagi MAGMA Indonesia merupakan amanah untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi kebencanaan geologi. MAGMA Indonesia dikembangkan untuk menyediakan informasi kebencanaan geologi yang resmi, cepat, berbasis sains, mudah dipahami, dan mudah diakses, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan oleh pemerintah, masyarakat, dunia usaha, sektor penerbangan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam upaya mengurangi risiko bencana geologi.
Pada UNPSA 2026, MAGMA Indonesia memperoleh Honourable Mention pada kategori "Delivering Inclusive and Equitable Services to Leave No One Behind." Pengakuan ini menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik Indonesia mampu memberikan kontribusi yang diakui di tingkat global.
Menteri PANRB juga menyampaikan bahwa capaian ketiga inovasi tersebut akan dilaporkan kepada Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari perkembangan inovasi pelayanan publik Indonesia.
Ke depan, Kementerian ESDM melalui Badan Geologi berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang adaptif, berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui berbagai inovasi, Badan Geologi akan terus mendukung upaya mitigasi bencana geologi, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana geologi.
Dari Indonesia, untuk kemanusiaan.
One Platform. Trusted Information. Safer Decisions.