Mengingat ada beberapa seismograf di Wilayah Bali dan Nusatenggara mengalami kerusakan, yang salah satunya adalah di G.Leroboleng, sehingga Pimpinan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, Bandung menetapkan langkah prioritas perbaikan seismograf. Tujuan ini dimaksudkan agar pemantauan kegempaan gunungapi dapat berfungsi.
Sesuai dengan rencana kerja dalam tahun anggaran 1994/1995 penulis beserta Sdr. Kusma dan Muarif dalam Mei 1994 melakukan tugas di G.Iya dan G.Rokatenda. Kerja yang dilakukan meliputi perbaikan seismograf, pengamatan gempa, visual dan pemeriksaan kawah. Tulisan ini disusun berdasarkan hasil tugas G.Iya, sedangkan laporan G.Rokatenda telah disusun terpisah.
Tulisan ini dibuat sebagai laporan perkembangan kegiatan gempa G.Iliboleng periode Mei - Oktober 1994. Dalam laporan ini akan dibahas mengenai kecepatan semu dan arah datang gelombang gempa yang terjadi pada periode tersebut. Data tersebut dibandingkan dengan data gempa sebelumnya sehingga diharapkan dapat memperoleh gambaran tingkat kegiatan G.Iliboleng pada periode Mei - Oktober 1994
Dalam usaha memantau kegiatan G.Lewotobi dan upaya penanggulangan bahaya akibat kegiatannya, maka pada tahun anggaran 1986/1987 telah dibangun sebuah Pos Pengamatan di Kp. Bawalatang, Desa Nawakote, Kecamatan Wulanggitang, sebelah barat puncak G.Lewotobi Laki - laki maupun Perempuan. Kegiatan pokok dalam pemantauan kegiatan gunungapi meliputi pengumpulan data, pengolahan data, interpretasi untu…
Dalam rangka pelaksanaan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi tahun anggaran 1994 - 1995, Seksi Pengamatan Bali dan Nusatenggara melakukan pemeriksaan G.Ili Werung pada bulan November 1994, yaitu pemeriksaan puncak serta pengukuran suhu solfatara/fumarola disekitar G.Ili Werung.
Pemantauan kegiatan secara visual ke arah gunung berjarak lk. 6-7 km dari Pos Pengamatan. Selama bertugas di Pos, secara visual tidak tampak gejala peningkatan kegiatan. Selanjutnya, seperangkat seismograf jenis P-S 2 Portable terpasang sejak 20 September 1994, dan mulai beroperasi pada pkl. 15.40 WITA. Dimana kecepatan drum dipasang pada kecepatan 120 mm/menit, untuk pembesaran dipasang pada g…
Gunungapi Gamkonora adalah gunungapi Strato tipe A yang tersusun dari perselingan lava yang kompak, abu vulkanik yang mengeras dan batuan vulkanik dari letusan-letusan sebelumnya. Gunungapi ini merupakan gunungapi tertinggi di P Halmahera dengan ketinggian 1635 m dpl. Catatan sejarah aktivitas vulkanik gunungapi dimulai sejak abad 16, gunungapi ini merupakan gunungapi yang mempunyai tipe letusa…
Kepulauan Maluku banyak tersebar gunungapi mulai dari bagian selatan (G. Bandaapi) hingga ke utara (G. Dukono), G. Kie Besi merupakan salah satu gunungapi yang terdapat di kepulauan Maluku tepatnya di Pulau Makian yang merupakan pulau gunungapi. Sejak letusan tahun 1980 sebenarnya tidak lauak lagi untuk dihuni, kalau kita lihat akibat dari letusan tersebut menyebabkan korban dan hancurnya kampung.
G. Dukono merupakan salah satu gunungapi aktif di Halmahera Utara bertipe strato dengan ketinggian puncak 1.087 m.dpl. Gunungapi ini muncul pada jalur busur vulkanik di bagian utara P. Halmahera, terletak pada posisi geografi 1 42 Lintang Utara dan 127 52' Bujur Timur. Secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Galela, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku. Di sekitar puncak G. …