Maksud dan tujuan pemasangan seismograf telemetri radio adalah untuk menunjang perolehan data gempabumi khususnya gempabumi vulkanik, mengingat data gempabumi vulkanik merupakan dasar dalam menentukan tingkat kegiatan gunungapi. Data gempabumi vulkanik dapat memberi gambaran tentang tingkat kegiatan vulkanik pra-erupsi.
Pengamatan kegempaan G. Sangeang Api dimonitor dengan seperangkat seismograph sistem radio pancar RTS (Radio Telemetry Seismograph) Jenis MEQ-800, namun dalam beberapa bulan terakhir ini terjadi kerusakan yang dapat terjadi akibat gangguan dari luar (alam, manusia, dll) maupun dari alatnya itu sendiri (faktor usia alat hampir lk, 11 tahun). Dan memang kami dapati beberapa bagian alat yang rusak…
Pada 16 Juni 1994 dilakukan pemasangan seismometer, pengoperasian seismograf kinemetrics PS-2 secara portable. Setelah dilakukan pengetesan, alat dapat beroperasi sebagaimana mestinya, sehingga mulai saat itu kita dapat memantau respon seismik yang berhubungan dengan kegiatan vulkanik G. Wurlali. Kemudian, dari pengamatan lapangan, keadaan sekitar puncak terlihat gersang. Pada umumya gunung ter…
Untuk mengamati kegempaan G.Sirung, sejak tgl 11 September telah dioperasikan seismograf portable PS-2. Seismograf ini terdiri dari seismometer komponen vertikal model L4 dan rekorder model PS-2. Kemudian, selama pengamatan dari tgl 11 sampai dengan 22 September, seismograf hanya merekam gempa tektonik jauh sebanyak 2 kejadian yaitu pada tgl 13 September, sedangkan gempa vulkanik tidak terekam.
G. Tambora dan G. Sangeangapi adalah dua buah gunung aktif tipe A yang berada di Propinsi Nusatenggara Barat. G. Tambora adalah gunungapi aktif yang mempunyai kaldera dipuncaknya. Terletak di Jazirah Sanggar Kab. Bima, P. Sumbawa, Propinsi Nusatenggara Barat. Posisi geografinya 8°15' Lintang Selatan, 118°00'Bujur Timur. Tinggi puncaknya 2851 m diatas permukaan laut.
Sejak bulan Agustus 1994 sampai Mei 1995 seismograf di G. Anak Ranakah tidak beroperasi karena rusak. Oleh karena itu, dilakukan pemeriksaan pada bagian rekorder dulu dengan cara memasukan sinyal dari pembangkit gelombang sinus buatan, ternyata jarum pen motor tidak bergerak walaupun penguat amplifier diubah - ubah, sedangkan drum dan sistem waktu berjalan baik. Perbaikan dilakukan pada modul a…
Pada pertengahan bulan Mei 1995 Pos Pengamatan G. Egon mulai dipasang 1 (satu) perangkat seismograf kinemetriks model PS-2 bersistem telemetri dengan sebuah seismometer komponen vertikal. Lokasi seismometer ditempatkan di sebelah utara G. Egon, pada ketinggian +455 m di atas muka laut di sebelah selatan Kampung Habilagut.
Di Wilayah Bali dan Nusatenggara, tepatnya di G. Ine Rie di Wilayah Kabupaten Ngada, NTT, telah dibangun Pos Pengamatan yang terdapat di Desa Bomari, Kec. Bajawa, Kab. Ngada. Pos tersebut pada bulan Juni 1995 telah dilengkapi dengan satu komponen seismograf model PS-2 bersistem telemetri dengan sebuah sismometer komponen vertikal. Lokasi seismometer ditempatkan di sebelah timur laut G. Ine Rie,…
Dalam Anggaran tahun 1995 - 1996 di Seksi Bali dan Nusatenggara terdapat beberapa gunungapi yang seismografnya tidak berfungsi baik, sehingga Pimpinan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi mengambil langkah perbaikan/penyempurnaan perangkat seismograf. Tujuan ini dimaksudkan agar pemantauan kegempaan gunungapi, khususnya di Bali dan Nusatenggara dapat norma…
Direktorat Vulkanologi telah membangun dan mengoperasikan Pos Pengamatan G. Tambora yang terletak di Doropeti, Kec. Kempo, Kab. Dompu, NTB. Metoda pemantauan yang dipakai selama ini adalah cara visual dan gempa. Kemudian, dalam upaya memperlancar pengamatan gempa maka pada akhir Juli 1995 personel dari Seksi Bali & Nusatenggara bertugas untuk mengganti seismograf Hosaka dengan model PS-2.