Kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan otonomi daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya pemerintah daerah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya. Khusus daerah yag berada di kawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumber daya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah.
G. Kelimutu dengan nama lainnya Geli Mutu merupakan gunungapi strato tipe A yang terkenal karena telaga tiga warnanya yang merupakan danau kawah di puncak G. Kelimutu. Keli artinya G. Mutu berasal dari kata Nutu. Nutu adalah kata yang menggambarkan keadaan rumput yang dibakar dan mengeluarkan asap. Jadi Kelimutu dapat diartikan sebagai G. yang mengeluarkan asap.
Sebagai daerah kunjungan wisata yang sarat dengan objek wisata, pemberdayaan sektor pariwisata perlu ditata secara komprehensif dan terintegrasi dengan melibatkan berbagai komponen, seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengusaha, dan masyarakat. Penanganan sektor pariwisata yang baik dan terpadu dapat meningkatkan kualitas pariwisata yang sedang berlangsung dan juga dapat menggali poten…
Gunungapi Kelimutu (1640 m) merupakan gunungapi aktif majemuk bertipe strtao, terletak di Kabupaten Endeh, Flores Tengah, Nusa Tenggara Timur. Pada puncak gunungapi ini terdapat 3 buah danau kawah yang mempunyai warna berbeda. Ketiga kawah tersebut disebut juga telaga tiga warna yang merupakan obyek wisata yang sangat menarik dan banyak dikunjungi oleh para wisatawan dari dalam maupun luar negeri.
Berdasarkan SPPD. NO. 1681/P/83 penulis ditugaskan untuk melakukan pengukuran lokasi transducer yang dipasang sistim tripartite net di G. Boleng dan G. Kelimutu. Bersama ini penulis laporkan secara singkat hasil pengukuran tsb. Lokasi pemasangan trasducer berada di sebelah Selatan-Tenggara di sekitar Pos Pengamatan Gunungapi Kp. Harubala lk. 4-4,50 km dari G. Boleng.
G. Kelimutu adalah salah satu gunungapi aktif tipe A yang terdapat di P. Flores, tepatnya di Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Propinsi Nusatenggara Timur, dengan puncak tertingginya 1640 m di atas permukaa laut. G. Kelimutu terkenal luas di dalam negeri maupun luar negeri karena tiga danau kawahnya yang memiliki warna air yang berbeda, sehingga menjadikan gunung ini sbegai primadona obyek wi…
Dalam rangka pelaksanaan rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi tahun 1982 - 1983 Pelita III tahun terakhir. Penulis bersama Sdr. O. Rukman dan Yoseph Bu, ditugaskan untuk penyelidikan/pengamatan G. Rokatenda, G. Egon dan G. Kelimutu di Nusatenggara Timur. Tugas ini berdasarkan SPPD No. 336/P/1982, No. 337/P/1982 dan No. 342/P/1982.
Dalam tahun anggaran 1993/1994, Proyek Pengamatan/Penga-wasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, telah menyediakan dana untuk melakukan pengamatan kegiatan Kelimutu, di Flores (Gb. 1 Pekerjaan tersebut telah dilakukan pada bulan Mei 1993, yang dilaksanakan oleh 2 petugas dengan SPPD no. 156 dan 160. Pekerjaan lapangan dikerjakan meliputi pemeriksaan kawah, pengukuran suhu fumar ol …
Proyek Pengamatan Pengawasan merealisasika aksi dan Pemetaan Gunungapi Pemetaan Topografi. Sub kerja Gunungapa tahun anggaran 1993/1994, yakni Topografi Puncak Gunung Kelimutu. rencana Direktorat Pemetaan melakukan Pemetaan Tujuan dari pemetaan topografi mendapatkan peta topograf: situasi puncak pada saat disiplin hal topografi saat puncak adalah untuk guna mengetahui situasi ini, dan akan dipe…
G. kelimutu dikenal juga sebagai Geli Mutu adalah dari tipe gunungapi strato terletak di Kabupaten Ende, Flores Tengah. Dipuncaknya dengan ketinggian 1640 m terdapat 3 krater yaitu Tiwu Ata mBupu, Tiwu Nua Muri Kooh Fai, Tiwi Ata Polo. Terdapat komplek gunungapi kearah timurlaut kaldera Sukaria. Komplek gunungapi ini mempunyai lembah yang mudah berkembang kearah timur.